DPRD Ingatkan Pemprov Sigap Hadapi Musim Hujan
“Jangan tunggu banjir dulu baru turun tangan. Kesiapsiagaan itu harus dimulai sekarang—sebelum genangan dan longsor menelan korban,” tegas Andika, Selasa (7/10).
Ia menyoroti sejumlah wilayah rawan seperti Bandarlampung, Pringsewu, Lampung Tengah, hingga Pesisir Barat yang kerap menjadi langganan banjir dan longsor setiap musim hujan. Menurutnya, pembersihan drainase, perbaikan saluran air, serta kesiapan peralatan dan logistik harus menjadi langkah nyata, bukan sekadar wacana.
“Drainase di kota banyak tersumbat, tanggul banyak yang rapuh. Pemerintah harus bergerak sekarang. Kita tidak mau dengar lagi ada warga kehilangan rumah atau nyawa hanya karena lalai antisipasi,” katanya.
Data BPBD Provinsi Lampung mencatat, sejak Januari hingga awal Oktober 2025, sudah terjadi 93 bencana alam di wilayah ini. Sebanyak 73 di antaranya berupa banjir, 16 cuaca ekstrem, dan 3 tanah longsor. Dampaknya cukup besar: 14 orang meninggal dunia, hampir 284 ribu jiwa terdampak, dan ribuan rumah rusak.
“Angka itu bukan statistik semata—itu cerita keluarga yang kehilangan tempat tinggal, anak-anak yang tidak bisa sekolah, dan warga yang harus tidur di pengungsian,” ujar Andika. (*)